PT. Sugih Instrumendo Abadi, Sphygmomanometer Butuh 40 ton Lateks per Bulan

Posted: September 24, 2010 in Nikmatnya berbisnis

Sejak tahun 1990, PT. Sugih Instrumendo Abadi berkecimpung di dunia kesehatan dengan memproduksi Sphygmomanometer (tensimeter). Karet alam (lateks) ikut campur dalam pembuatan alat ini. Empat puluh ton lateks per bulan pun dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan produksinya.

Bagian tensimeter yang terbuat dari lateks adalah Bulb dan Bladders. Bulb merupakan katup untuk memompa udara, sedangkan bladders kantong tensimeter yang biasanya melekat dilengan pasien. Kebutuhan lateks 40 ton per bulan digunakan untuk memproduksi bulb dan bladders masing-masing sebanyak 200.000 unit. Lateks sendiri dipasok dari PT. Perkebunan Nusantara VIII (PTPN VIII), Bandung dan PT. Huma Indah Mekar, Lampung. “Hampir fifty-fifty banyaknya lateks yang masuk dari kedua perusahaan tersebut,” ungkap Ade Tarya Hidayat, Presiden Direktur PT. Sugih Instrumendo Abadi. Kualitas lateks dari kedua perusahaan tersebut, menurut Ade, sudah memenuhi kriteria yang diinginkan perusahaannya. “Lateks yang masuk mengacu kepada American Standard Testing Material (ASTM) Lateks,” tambah Ade.

Perusahaan yang berada di Desa Cipeundeuy, Padalarang ini mempunyai pabrik seluas 1 hektar. Dalam proses produksinya, PT. Sugih Instrumendo Abadi mengacu kepada Standard Internasional Requirement ISO 13485-2007, CE 0197 untuk standar Eropa, dan US-FDA 510(k) untuk standar Amerika. Tak hanya itu, perusahaan ini juga selalu update dalam pemenuhan regulasi yang menyangkut komponen yang dilarang pada negara-negara tertentu seperti RoHS, REACH, Bisphenol-A, Phtalates, PAHs, dan DEHP. Sebelum dilempar ke pasar, bulb dan bladders terlebih dahulu dilakukan pengujian oleh bagian quality control. Pengujian meliputi tes visual, tes kebocoran, hingga tes kekuatan. “Jadi tidak perlu meragukan kualitas produk-produk kami, meski ini produk lokal,” ujar Ade.

ABN. Dalam memasarkan produknya, PT. Sugih Instrumendo Abadi menggunakan trademark “ABN”. “ABN merupakan singkatan dari Abadi Nusa yang merupakan holding company kami,” kata Ade. Ade menambahkan, ABN merupakan strategi brand image perusahaannya untuk mengurangi ketidakpercayaan konsumen terhadap produk lokal. “Kadang konsumen ada yang tidak suka dengan produk lokal, maka kami pakai ABN, biar konsumen menebak-nebak sendiri apa itu ABN. Selain itu juga, merek ABN saya rasa mudah teridentifikasi.” ungkap Ade.

Selain berbahan lateks, PT. Sugih Instrumendo Abadi juga memproduksi tensimeter bahan sintetis yang penggunaaanya sekitar 20 persen. Di pasaran Anda bisa memperoleh tensimeter ini dengan harga $6,5 hingga $10 dengan berbagai varian ukuran dan warna seperti hitam, merah, biru, hijau, abu-abu, dan ungu. “Anda juga akan memperoleh garansi selama lima tahun, tidak seperti tensimeter impor dari Jerman yang hanya bergaransi satu tahun,” tambah pria yang sekilas mirip dengan Jusuf Kalla ini.

Ekspor. Produksi tensimeter tak hanya ditujukan untuk pasar lokal, perusahan yang mempunyai 350 karyawan ini juga menjamah pasar internasional. Bahkan sekitar 90 persen produknya dipasarkan untuk ekspor. Segmen pasar lokal ditujukan untuk rumah sakit, klinik, dokter, perawat, hingga rumah tangga. Ade mengklaim perusahaannya telah mampu menguasai 50 persen pasar lokal. PT. Sugih Instrumendo Abadi juga pernah bekerjasama dengan pemerintah dalam tender pengadaan tensimeter. “Kami  pernah bekerjasama dengan beberapa rumah sakit, Departemen Kesehatan, dan Dinas Kesehatan Kabupaten,” kata pria berusia 59 tahun ini.

Untuk pasar ekspor, tensimeter telah dipasarkan di beberapa negara seperti Amerika, Jerman, Inggris, Italia, Perancis,Inggris, Spanyol, Jepang, Taiwan, China, Timur Tengah, dan Australia. Sekitar 60 persen, Amerika merupakan negara yang paling banyak mengimpor tensimeter buatan perusahaan ini. “Salah satu customer Saya di Amerika ada yang memesan 45.000 unit per bulan. Untuk Eropa, Jerman merupakan customer terbanyak kami” ungkap Ade. Di Amerika, tensimeter buatan PT. Sugih Instrumendo Abadi diterpa isu allergic reaction bahwa penggunaan karet alam menyebabkan alergi terhadap beberapa pemakai. Dengan adanya isu ini maka PT. Sugih Instrumendo Abadi menggunakan karet sintetis dari Chloroprene sebagai bahan substitusi karet alam. “Alergi terjadi karena protein, dan lateks mengandung protein. Karena itu khusus di Amerika kami substitusi dengan karet sintetis,” ungkap Ade.

Win Solution.Sebelum bisnis tensimeter, Ade sempat memproduksi sarung tangan karet. “Waktu itu Saya tidak punya pabrik sendiri, Saya pakai pabrik orang lain,” kenang Ade. Bisnis sarung tangannya pun berkembang cukup pesat hingga dapat ekspor ke Australia dan Yugoslavia. Namun bisnis sarung tangan ini tidak bertahan lama karena Ade merasa dipermainkan oleh pemilik pabrik. “Harga karet dipermainkan oleh pabrik. Setiap akan mengekspor, harga karet selalu dinaikkan. Kalau naik hanya sekali tidak masalah, tapi ini berkali-kali,” ungkap Ade.

Akhirnya Ade memberhentikan bisnisnya ini, dan mencari bisnis lain. Untuk mencari bisnis yang berpeluang, Ade pun harus pergi ke Jerman. Di sana dia melihat peluang di bisnis tensimeter. Kemudian Ade menyelidiki asal muasal tensimeter yang di impor oleh Jerman. Tensimeter di Jerman ternyata kebanyakan didatangkan dari Jepang. “Jerman impor dari Jepang, sedangkan Jepang saja masih mengimpor lateks dari Indonesia. Karet Indonesia tentu punya daya saing yang tinggi, ini jadi peluang besar,” ungkap Ade.

Untuk mengetahui seluk beluk kualitas dan cara produksi tensimeter dari Jepang, Ade pun harus membeli produk mereka, tak tanggung-tanggung Ade membeli sebanyak 10.000 unit. Untuk mengetahui formulasi Bulb dan Bladders tensimeter buatan Jepang, Ade kemudian berkonsultasi ke Balai Penelitian Teknologi Karet (BPTK), Bogor. Setelah memperoleh formulasinya, di akhir tahun 1990, Ade kemudian mendirikan pabrik seluas 1500 m2. “Kemudian saya memberanikan untuk mengekspor. Ekspor pertama, ya 10.000 unit tensimeter dari Jepang itu,” kata Ade sambil tersenyum. Baru satu tahun berdiri, Ade sudah bisa memproduksi sebanyak 20.000 unit dan bisnisnya pun semakin berkembang hingga bertahan sekarang ini.

Kini, yang menjadi perhatian Ade adalah harga karet yang menurutnya sudah terlampau tinggi. “Dulu harga karet cuma $1 per kilogram, Saya perkirakan ini sangat merugikan buat di sektor Hulu. Namun sekarang ini justru kebalikan, dengan harga mencapai $3,4 justru mengkhawatirkan untuk sektor hilir,” jelas Ade. Ade menambahkan, dengan tingginya harga karet seperti sekarang, bulan Juni ini, beberapa customer mengindikasi untuk mengganti karet alam dengan bahan yang lebih murah. “Atas permintaan customer kami berinovasi mengganti lateks dengan PVC,” kata Ade.

Ade berharap ada lembaga yang mengatur harga karet di pasaran sehingga harga tersebut bisa dikatakan adil untuk sektor hulu dan hilir. “Kalau harga tetap tinggi yang menyebabkan penggantian lateks ke PVC, nantinya produk kita tidak punya daya saing. Untuk PVC tentu Indonesia kalah bersaing dengan China. Kalau perusahaan tidak punya daya saing, ya bisa-bisa perusahaan itu mati,” jelas Ade. “Menurut perhitungan Saya, harga $2,5 bisa dikatakan sebagai win-win solution,” saran Ade di akhir perbincangan.

Diterbitkan di Majalah Hevea, Pusat Penelitian Karet Indonesia Edisi 3

Comments
  1. Fajar Wijanarko says:

    Mohon info utk distributor di daerah Solo Jateng dmn Ya pak?misalkan pengen jadi distributor tensimeter ABN Apa perdyaratan yg harus dipenuhi?tks

  2. I am very pleased to introduce our company PT. JASA TRANSPORTASI JATIDIRI TRANS International Freight Forwarder Sea and Air to you. Our core business is handling import & export documents clearance. We specialize in import and export documents clearance ‘Resmi’ from Port to Port.
    We have been in the business for more than twenty two (22) magnificent years catering for many service needs of our customers. We intend to spread our wings more in adding our customers database, therefore we’re sending you this proposal.

    Mostly, our work records are doing import clearances. We have vast experiences in handling imports of used & new machines, heavy equipments, spare-parts, chemicals, sand papers, shoes, textiles, mining equipments, printing machines and many others (General Cargo)
    There are also Exports Import we have handled and regulary consolbox from/to HongKong, Japan, China, Vietnam, Taiwan, Thailand, Malaysia, etc from/to Jakarta, Semarang, Surabaya and Bali.

    It will be our privilege if you will consider us to be your reliable business vendor in handling your import and export documents. We strongly believe that our service justifies our price, hence it is competitive.Some customers PT.Jatidiritrans include PT.Standarpen (Cideng, )PT. Giordano (Kelapa Gading),PT. Sejin Industrial (KBN Cakung), PT.Toyo Denso (Cibitung), PT NKI (Cikampek), PT. Dharma Precision (Cikarang), PT.Sintertech (Cikarang), PT.Gistex Chewon (Sadang), Kolin PT LG (Cikarang), PT Indah Kawamura (filigree). PT.Solo Kawistara (Semarang), PT.Indonesia Stanley (Tangerang) , PT. Mitsuba (Tangerang), PT.Ching Luh Indonesia (Tangerang), PT.KMK GLOBAL (Tangerang), PT.Adis Dimension (Tangerang), PT.Morich indo Fashion (Semarang) ,PT.Terminal Sekawan Elektronika (Harco Mangga Dua), CV.MITRA MAKMUR (Jembatan Tiga) , PT.KM NIAGA (Daan Mogot) , PT.METRO GARMIN (Bandung) , PT.Dewhirst Menwears (Bandung) , PT. CITRA MEDIKA LESTARI , PT.GISTEX (Bandung) , PT.Jugaad Steel (Jakarta), PT.TROS GARMENT (CIKARANG) and more

    We will be very happy if we can have a good feedback from you and be very delighted if we can meet you directly and discuss how we can better serve your import and export needs suitable to your company.
    Looking forward to hearing good news from you. Many thanks for your trust and given opportunity.

    Thanks & Warm Regards
    Eka (Bpk.)
    Import Department
    PT. JASA PENGURUSAN TRANSPORTASI JATIDIRI TRANS
    Perkantoran Cempaka Baru Blok B-7,
    Jl. Letjend. Suprapto No. 160, Jakarta Pusat 10640 – Indonesia
    PH:62-21 4251617 ext. 210 HP: 081385264427 Pin BB:27512B74
    FAX:62-21 4259713
    Email : eka@jatidiritrans.co.id , & central_jt@jatidiritrans.co.id
    import_jt@jatidiritrans.co.id , bali_jt@jatidiritrans.co.id,surabaya_jt@jatidiritrans.co.id;semarang_jt@jatidiritrans.co.id
    YM:anggoro_fitrika , SKYPE:eka_anggoro

    We offering Transportation Service :
    – FCL/LCL CONSOLIDATION
    – EMKL/ CUSTOM CLEARANCE AIR & SEA
    – INTERNATIONAL FREIGHT FORWARDING SEA & AIR
    – TRUCKING, ETC

    NB: Negotiable Rate

    See More Information at http://www.jatidiritrans.co.id

    WE GROW TOGETHER WITH OUR SATISFIED COSTUMER

    Note : If you have any shipments pls send us your request in below data :

    We have FCL/LCL shipment from :

    Shipper Name :_______________________________________
    Address :_______________________________________
    Tel :_______________________________________
    Fax :_______________________________________
    Email :_______________________________________
    Attn :Mr.____________________________________

    Delivery terms: FOB / EX WORK

    Please let us know your agent detail

    Thanks,
    Mr.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s