Ban Vulkanisir Drad Jaya, Ketika Jiwa Seni Tertambat Ban Vulkanisir

Posted: March 18, 2010 in Nikmatnya berbisnis

Rizal Gumulya

Seorang seniman tentu akan mendalami sesuatu bidang yang berhubungan dengan seni dan sesuai dengan bakatnya. Jika berbakat di bidang musik, maka dia tentu akan mendalami bidang musik jua. Namun, apa yang terjadi ketika seorang seniman akhirnya mendalami bisnis vulkanisir ban?




Adalah Rizal Gumulya, seorang pemilik dari perusahaan dagang Drad Jaya buktinya. Pada tahun 1979, Rizal memutuskan untuk meneruskan jenjang pendidikannya ke perguruan tinggi Musik Hochschule di Jerman. Di Musik Hochschule ini, Rizal menekuni bakatnya di bidang musik. Delapan tahun Rizal berada di Jerman, dan tepatnya pada tahun 1987, Rizal menyelesaikan sarjana musiknya. Saat kembali ke Indonesia, dengan gelar yang diraihnya, Rizal berharap mendapatkan pekerjaan. “Saya berharap mendapatkan pekerjaan di bidang musik pada waktu itu, namun nasib berkata lain, musik saat itu belum laku di Indonesia, tidak seperti sekarang ini,” kenang Rizal.

Ban Vulkanisir Drad Jaya

Lama pekerjaan yang di damba belum diraih, sedangkan kebutuhan untuk hidup semakin bertambah, Rizal pun memutuskan untuk berbisnis vulkanisir ban. Pada tahun 2000, dengan modal dan peralatan terbatas akhirnya usaha ban vulkanisir Rizal jalankan. “Waktu itu Saya hanya punya empat matras mesin pres saja,” ujar Rizal. Di awal usahanya, untuk memperoleh ban-ban bekas, bapak dengan tiga putera ini masih dibantu oleh pemasok dari Semarang. Selain itu, untuk mendalami tentang karet, pria yang jago memainkan piano ini sering mendatangi BPTK Bogor untuk konsultasi dan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan balai penelitian tersebut. Berkat ketekunan dan keuletannya, setelah dua tahun usahanya berjalan, akhirnya usaha vulkanisir ban yang dijalankan Rizal mulai menampakkan hasil dan dapat bertahan hingga sekarang.

Manfaatkan Limbah.

Kini pria yang gemar “nongkrong” di BPTK Bogor ini telah memiliki pabrik ban vulkanisir yang berada di Jl. Jatibening II Raya. Pabrik Drad Jaya sendiri berdiri diatas lahan seluas 3000 m2. Dalam sehari, dengan dibantu 20 karyawan, pabrik yang mempunyai 15 mesin cetak ini mampu memproduksi ban vulkanisir sebanyak 40 hingga 50 ban dengan berbagai ukuran.

Untuk menghasilkan sekitar 600 ban per  bulan, Drad Jaya membutuhkan karet alam sebanyak 2 ton. Karet alam didapat dari perkebunan rakyat yang disuplai dari berbagai daerah seperti Banten, Cianjur, dan Sukabumi. “Kami menggunakan karet alam sebanyak 20% dari kebutuhan input produksi, sedangkan 80% lainnya kami menggunakan limbah ban,” ungkap Rizal. Karet alam dan limbah ban tersebut, lanjut Rizal, nantinya akan dicampur dan kemudian digunakan untuk bahan produksi. Limbah ban yang digunakan diperoleh dari berbagai pabrik ban. Setiap bulan dibutuhkan sekitar 5 sampai 6 ton limbah ban. Harga limbah ban tersebut mencapai Rp. 14 ribu per kilogramnya.

Dalam dunia vulkanisir ban, dikenal dua sistem vulkanisasi yaitu sistem panas dan sistem dingin. Dalam proses produksinya, Rizal sendiri menggunakan sistem panas, artinya dalam proses vulkanisasinya, ban tersebut dipanaskan dengan suhu diatas 1000C. “Kalau dengan sistem panas kebanyakan pakai suhu sekitar 1500C, namun kami menggunakan suhu 1300C,” ungkap Rizal. Untuk di Indonesia dengan infrastruktur jalan yang masih berlubang, menurut Rizal, sistem panas lebih baik digunakan daripada menggunakan sistem dingin. Karena jika menggunakan sistem dingin dengan infrastruktur yang masih berlubang maka ban vulkanisir akan cepat rusak. Dalam proses produksinya Rizal juga menetapkan beberapa standar untuk chasing (ban bekas) yang akan di vulkanisir, salah satu syaratnya yaitu ban bekas tersebut tidak sobek.

Hingga 17.000 Km.

Berkaitan dengan seberapa lama ban vulkanisir dapat digunakan, pria yang hobi bulutangkis ini mengatakan bahwa semua tergantung pemakaian dan infrastruktur jalan yang dilewati. Ban vulkanisir Drad Jaya dengan penggunaan yang normal bisa digunakan hingga mencapai 17.000 Km, berbeda dengan ban baru yang bisa digunakan hingga 30.000 Km. “Tetapi untuk masalah kuat atau tidaknya ban vulkanisir itu tergantung faktor “x”. Bukan hanya ban vulkanisir saja yang bisa mleduk, ban baru pun kalau penggunaannya tidak benar bisa mleduk juga,” tambah Rizal.

Ban Vulkanisir Drad Jaya pemasarannya sudah mencapai beberapa daerah di luar Jakarta seperti Cikampek, Cianjur, Cikarang, Purwakarta, dan Bandung. Untuk memperoleh produknya, Anda bisa langsung datang ke pabrik Drad Jaya atau Anda bisa mengunjungi outlet-nya yang berada di Purwakarta. Ban vulkanisir Drad Jaya sendiri dikhususkan untuk kendaraan komersil seperti angkutan kota, truk, bus, hingga trailer. Harga ban vulkanisir Drad Jaya dibandrol sekitar 25% dari harga ban baru. Sebagai contoh harga ban baru untuk bus dibandrol dengan harga Rp. 3 juta, namun untuk ban vulkanisir Drad Jaya hanya dibandrol dengan harga sekitar Rp. 750 ribu saja. Cukup jauh memang selisihnya.

Namun, tak semua perusahaan jasa transportasi menggunakan ban vulkanisir, contohnya Perusahaan Otobus (PO) Garuda yang bermarkas di Bogor. Perusahaan ini masih sangsi menggunakan ban vulkanisir untuk setiap armadanya. “Kami jarang memakai ban vulkanisir karena kami melihat alasan keamanan penumpang,” ungkap Sulaiman, salah seorang staf PO Garuda. Sulaiman menjelaskan sistem penggantian ban dilakukan dengan merotasi ban depan ke belakang. ”Jika ban depan kira-kira penggunaannya sudah sekitar 30%, maka ban tersebut akan kami pindah ke belakang. Sedangkan untuk ban depan kami beli baru. Namun sebenarnya tidak menutup kemungkinan kami juga pakai vulkanisir kalau stok ban digudang sudah habis.” jelas Sulaiman.

Berbeda dengan Sulaiman, Tony, salah  seorang sopir truk pembawa batubara yang sering melewati bypass Soekarno-Hatta, Bandung menjelaskan keberadaan ban vulkanisir sangat membantu seiring terjadinya peningkatan harga ban baru. “Bos kami selalu pakai ban vulkanisir, namun hanya untuk ban belakang saja. Kalau ban depan kami masih pakai baru karena kalau pakai vulkanisir kami masih takut terjadi slip,” ujar Tony saat istirahat di sepanjang bypass.

Menanggapi dua opini di atas, menurut Rizal, ban vulkanisir sekarang ini sudah dapat dikatakan laik untuk digunakan. Selain itu, keberadaan usaha vulkanisir ban sebenarnya juga membantu bagi perusahaan yang menawarkan jasa transportasi. “Fenomenanya mereka tidak bisa mengelak untuk menggunakan ban vulkanisir karena pemasukan yang mereka dapat dari pelanggan (konsumen) tidak memungkinkan untuk membeli ban baru karena harga yang tinggi. Mau tidak mau mereka memakai vulkanisir,” tutup Rizal di akhir perbincangan.

Diterbitkan di Majalah Hevea, Pusat Penelitian Karet Indonesia Edisi 1

Comments
  1. Ali says:

    Dimana saya bisa belajar vulkanisir daerah depok-jakarta.

  2. cahyo says:

    Bos saya bs g beli ban vulkanisirnya ukran 1000…
    soalnya_mw saya_pasarin ke Banyuwangi?

    • Sebuah Catatan Bulanan says:

      pak cahyo, silahkan kontak ke 021-8486782 atau kunjungi pabriknya di Jl Jatibening Raya II 168.salam

  3. evi says:

    Mau tanya, apakah ada info perihak pabrik vulkanisir yang mau dijual? ortu saya lagi butuh infonya.

    Terima kasih,

    salam.

    Ibu Evi

  4. Wanti says:

    Mau tanya, saya punya ban 750*16 bekas mau di vulkanisir bisa ya?
    satu bannya kena berapa?
    tks

  5. Erick says:

    dimana tempat jual benang bekas ban danberapa harganya, tolong donk infonya

  6. Pak dins says:

    Ibu Evi, ortu kawan saya ada yg mau jual, hub di 081703014414

  7. Pak dins says:

    Dear moderator,
    tolong diinfokan ke e-mail ibu evi

  8. enie says:

    bos butuh tukang cetak bs hub saya

  9. permata says:

    Permata Jaya Vulcanized Tools

    Melayani pembuatan dan pemesanan Velg & Flange Set (Curing Rims) untuk peralatan usaha Vulkanisir Ban.

    Fungsi & kegunaan alat ini adalah sebagai alat bantu untuk pengkanisir ban besar (truck, bus, colt diesel, dll) dengan menggunakan sistem dingin.

    Spesifikasi dan ukurannya adalah sebagai berikut :

    1. R-14
    2. R-15
    3. R-16
    4. R-20
    5. R-22.5

    Kami mampu dan berani bersaing dengan produk-produk lainnya yang ada dipasaraan lokal maupun luar yang ada di Wilayah Indonesia saat ini, dan menjamin bahwa produk yang kami buat hasilnya sangatlah bermutu & berkualitas tinggi terutama dalam Faktor Ketelitian (Precision), Keakuratan (Accuracy) dan Keamanan (Safety) karena dikerjakan dan ditangani oleh para tenaga ahli dan trampil yang telah berpengalaman dan profesional di bidangnya.

    Kami persilahkan anda untuk mencoba dan membuktikannya sendiri harga bersaing dan bergaransi.

    Kepuasan dan kepercayaan anda merupakan kebanggaan produk kami.

    We will do our best for you………

    Contact Person : 03215160064 – 08121660024
    Website : http://www.permatagroups.multiply.com
    Facebook : http://www.facebook.com/permatagroups
    Youtube : http://www.youtube.com/watch?v=_mcjruB4Occ dan http://www.youtube.com/watch?v=wKXTrj0D__4
    Email : permatagroups@gmail.com
    YM : permatagroups
    Gtalk : permatagroups

  10. lafran says:

    saya membutuhkan serbuk serbuk sisa vulkanisir apakah di pabrikbapak menyediakankannya,serbuk ini buat isi sndbag tinju latihan beladiri

  11. nisa says:

    saya punya serbuk karet anvalan dan sisa benang nya

    kalau ada yg ingin beli tlong hub 0341 457585
    6287-7859788189

    an. anita

  12. khoeruman arum says:

    saya punya limbah karet vulkanisir berbentuk batangan, kalau ada yang berminat dalam jumlah banyak hub saya,, arum 0856 754 5000. thanks

  13. kaka says:

    sy mau tanya harga ban cangkul vulkanisir ukuran 1000 utk dumtruck plus ongkos kirim daerah riau,tks

  14. indra says:

    pertengahan bulan ini saya diajak teman untuk join pada usaha ban vulkanisir miliknya, tp saya masih sangsi apakah menguntungkan?

  15. ricky lubis says:

    Saya punya banyak bahan karet ban vulkanisir dan Lem 0811996507

  16. rika says:

    bs e-mail harga ban uk 900 & 1000 untuk sy pasarkan ke syah.alam@gmail.com

  17. jon volta says:

    Salam hangat gan…saya minat ♏ªΰ buka usaha vulkanisir. Kira2 butuh modal berapa tuk tahap awal. áþά̲ kah ada tenaga ahli yg bisa membantu saya. Tks.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s